Kenali Ciri Anak yang Perlu Perhatian Khusus Orang Tua

Dunia anak merupakan dunia yang biasanya dilalui dengan banyak tawa. Mereka hanya menghabiskan waktunya untuk bermain, bercerita, dan juga bertukar pengalaman bersama teman sebaya dan juga orang tua tercinta.

Para orang tua tidak semua mengerti akan dunia anak. Apalagi di jaman yang modern ini, banyak orang tua yang masih berusia muda yang lebih suka mengoperasikan gadgetnya dibandingkan memperhatikan anak-anaknya.

Anak yang kurang perhatian dapat menjadi anak yang brutal atau bahkan anak yang sangat pendiam. Untuk itu mari kita kenali ciri-ciri anak yang butuh dampingan ekstra dari orang tua:

Banyak Berbicara

Anak yang membutuhkan perhatian lebih biasanya. Sikap seperti ini seringkali membuat orang di sekitarnya lelah menanggapi. Usahakan untuk selalu berbicara dengan anak, menanggapi pertanyaan dan responsnya. Jangan sampai anak merasa kesepian.

Mencari perhatian

Cara anak mencari perhatian ketika kesepian bisa dengan berbagai cara. Anak dapat mencari perhatian dengan cara yang positif dan juga dapat dengan cara negatif. Seringkali sikap rewel, suka mengeluh juga bisa menjadi cara anak mencari perhatian dari orangtua. Beberapa anak cenderung berulah agar mendapat banyak perhatian dan tak kesepian.

Mempunyai Teman Hayal

Anak yang memiliki imajinasi yang tinggi biasanya lebih senang menyendiri. Ada beberapa anak yang bermain seolah-olah bermain dengan temannya namun tak nampak, inilah yang disebut teman hayal. Anak yang memiliki teman hayalan biasanya lebih senang bermain sendiri daripada bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Cenderung Mengganggu

Sudah dapat dipastikan, anak yang kesepian akan selalu mengganggu orang yang ada di sekitarnya. Anak yang merasa kurang diperhatikan akan selalu menyela ketika ada orang dewasa yang sedang berbicara dengan orang lain. Hal tersebut sering memancing amarah orang disekitar, namun sebagai orang tua yang bijaksana hendaknya dapat menyikapi dengan bijak.

Minder

Anak yang kesepian akan cenderung menarik diri dari keramaian, sehingga dia tidak lagi percaya diri untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya. Anak yang minder sebenarnya harus diajak bersosialisasi agar dia menjadi anak yang easy going sehingga memiliki banyak teman.

Pendiam

Ada anak-anak yang memutuskan menjadi pendiam ketika merasa kesepian. Tipe seperti sulit ditebak karena ada tipe anak yang memang menikmati waktu bermain sendiri, dan ada juga yang terjebak kesepian. Selalu ajak bicara anak untuk mengetahui apa yang terjadi pada anak.

Sulit bersosialisasi

Meski sering ditemani orangtua, ada kalanya anak kesepian merasa sangat canggung di keramaian karena tak pernah bertemu orang-orang asing. Akan lebih baik jika orangtua sering mengajak anak pergi ke tempat umum agar terbiasa.

Selalu awasi dimanapun anak berada. Pantau kegiatan yang dia lakukan, agar selalu dalam pengawasan kita sebagaimana orang tuanya. Selalu cari cara agar anak tidak lagi menjadi anak pemalu. Karena masa depan anak ditentukan apa yang dia lakukan sekarang.

Tinggalkan Balasan