Masih Menjalani Masa Meng-ASIhi Tapi Ingin Puasa? Begini Hukumnya

hukum puasa bagi ibu menyusui

Menyusui merupakan salah satu kegiatan yang paling membahagiakan dan menenangkan. Dimana kegiatan ini mampu mendukung kegiatan bonding ibu dan anak yang berlangsung. Dengan melakukan kegiatan menyusui, anak menjadi menerima asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya dan juga merasa aman serta nyaman dalam pelukan ibunya tersebut terlebih untuk bayi baru lahir. Sehingga kegiatan ini mampu mendukung kebutuhan nutrisi dan juga kebutuhan emosional anak.

Beberapa minggu lagi, masyarakat muslim akan menunaikan ibadah puasa. Dimana ibadah ini wajib dijalankan bagi seluruh umat muslim. Namun, ketika masa berpuasa telah tiba maka ibu – ibu yang sedang menjalankan kegiatan menyusui akan merasa galau. Hal ini dikarenakan sang ibu diharuskan berpuasa namun juga memerlukan asupan nutrisi untuk mendukung konsumsi ASI sang anak. Sehingga  hukum puasa bagi ibu menyusui yang sebenarnya atau sesuai fikih Islam bagaimana?

Hukum puasa bagi ibu menyusui adalah wajib puasa. Jadi, perempuan yang sedang menyusui wajib hukumnya melakukan puasa. Namun, jika selama melakukan kegiatan berpuasa mempengaruhi produksi ASI yang diberikan untuk anak maka ada baiknya perempuan tersebut tidak melakukan puasa.

Sebagaimana diriwayatkan dalam Madzhab syafii, perempuan hamil maupun menyusui ketika puasa khawatir membahayakan dirinya dan anaknya atau anaknya saja atau dirinya saja diwajibkan untuk meninggalkan puasa dan melakukan qadha’ puasa nya. Apabila ketika perempuan hamil atau menyusui khawatir keselamatan anaknya selama melakukan puasa maka perempuan hamil dan menyusui tersebut diwajibkan juga membayarkan fidyah. Sehingga hukum puasa bagi ibu menyusui sebenarnya adalah wajib.

Keutamaan atau Hukum Puasa bagi Ibu Menyusui

Berikut ini merupakan beberapa keutamaan untuk ibu menyusui dalam melakukan puasa dalam memotivasi anda melakukan puasa :

1. Menyehatkan tubuh

Keutamaan dalam menjalankan puasa untuk ibu menyusui adalah mampu mengurangi resiko terjangkit penyakit. Yang mana produksi trigliserida kemudian kolesterol yang jahat akan cenderung stabil dan ada dalam pengotrolan yang tepat. Hal ini akan berpengaruh terhadap kualitas ASI bagi anak. Kualitas ASI yang buruk akan berimbas pada efektivitas susu dalam memberikan antibodi pada anak. Sehingga penting bagi ibu menjaga pola makan dan hidup selama masa menyusui berlangsung bahkan selama melakukan puasa.

2. Sebagai metode detoks yang ampuh bagi ibu hamil

Selama kegiatan berpuasa, tubuh tidak akan mencerna makanan selama beberapa saat. Hal ini akan memberikan efek detoksifikasi. Dimana tubuh akan mengeluarkan racun dalam tubuh selama proses puasa tersebut. Sehingga tubuh akan menjadi lebih sehat dan berimbas baik bagi kesehatan anak selama kegiatan menyusui berlangsung.

3. Sebagai upaya pemeliharaan jantung ibu dan janin

Konsumsi makanan yang dibatasi selama menjalankan puasa membuat kadar kolesterol jahat dalam tubuh berkurang. Hal ini menjadikan jantung lebih sehat sebab lemak yang menyumbat arteri akan berkurang dan dibersihkan oleh tubuh. Sebab itu, hukum puasa bagi ibu menyusui adalah wajib untuk mendukung kesehatan tubuh selama menjalankan aktivitas. Terlebih asupan selama kegiatan puasa juga lebih bernutrisi karena memperhatikan faktor keamanan pangan yang dikonsumsi

Tinggalkan Balasan